TUGAS TEORI ORGANISASI UMUM
Kelompok 2
2KA08
SURVEY USAHA MIKRO KECIL – MENENGAH
UNIVERSITAS GUNADARMA
2015
Anggota Kelompok
Ari Baruna Nepa
Aryo Rizki Nugroho
Ayuanita
Baby Syifa A F
Bimo Adi Nugroho
Euva Ismalia Maulatin
Fadhil Rabbani
Hagai
Helmi Gunawan
Idzham Dewandaru
Kristianto
Manasye Endrico
Mutia Salfa Nandiani
Novita Sari
Nury Akbar S
Tua Raja N
1.1
Manfaat
Penulisan
Adapun manfaat penulisan makalah ini adalah:
1. Bermanfaat
sebagai suatu proses belajar dalam wirausaha.
2. Dapat
mengkaji lebih dalam tentang jenis produk berbahan dasar kayu yang diminati
konsumen.
3. Bermanfaat
sebagai suatu proses belajar untuk mengetahui cara berwirausaha.
4. Untuk
menambah kreatifitas.
5. Memotifasi
diri sendiri agar bisa sukses dalam berwirausaha.
PEMBAHASAN
1.1Biografi
Ø Nama
pemilik : Faiz Sadad
Ø Umur : 19 tahun
Ø Alamat : Perumahan Grand Depok
City, sektor alamanda
B3
no. 6
Ø Tahun
berdiri : 2008
Ø Nama
toko : Bokumi
1.2Sejarah
Sejarah usaha bokumi ini
adalah bokumi sendiri berdiri pada tahun 2008. Pada tahun 2008 bokumi ini
diciptakan oleh Temi. Temi itu sendiri adalah nama dari ayah sang pemilik
usaha. Nama bokumi sendiri ialah boneka kayu temi.
Awal terciptanya bokumi ini
sendiri sebenarnya adalah hasil dari kejenuhan dan keisingan yang gemar
menggambar. Biasanya kita hanya bisa menggambar ditembok, di kertas, dikanvas
adalah hal yang sangat sudah biasa, nah dari situlah si pemilik usaha
menciptakan media baru untuk menggambar dan melukis pada sebuah kayu. Kita bisa
menggambar dan melukis yang menghasilkan boneka kayu yang 3 Dimensi dan
tentunya bisa di eksplor 360 derajat yaitu depan, belakang, dan samping.
Bokumi baru dirilis pada
tahun 2011 pada bulan Maret. Bokumi juga sempat fakum pada tahun 2013. Pada
tahun 2014-2015 si pemilik usaha melanjutkan usahanya kembali dan memproduksi
produknya lagi.
Usaha
tersebut berdiri sejak tahun 2008. Usaha tersebut menghasilkan mainan boneka
dari kayu.
Awal
modal yang dikeluarkan pemilik untuk membangun usaha tersebut adalah sekitar Rp
40.000.000,- Cara penjualan bokumi ini
dalah melalui pesan online. Pendapatan yang dihasilkan per-bulan nya sekitar Rp
10.000.000,- sampai Rp 20.000.000,-
Produk-produk Yang
Dihasilkan
Awal
mula bokumi berdiri sampai sekarang, bokumi hanya menghasilkan bentuk boneka
kayu lonjong dan bulat saja.
Tetapi
seiringnya berjalannya waktu, saat ini bokumi telah berkembang dan menghasilkan
produk baru. Yaitu topeng dan sandal bakiak. Tapi sayangnya hanya sedikit orang
yang tahu produk terbaru ini. Karena topeng dan sandal bakiak ini belum dirilis
atau dikeluarkan di pemasaran.
Porsi Penjualan
Media
penjualan bokumi ini adalah online, bokumi bisa habis dijual per-bulanya adalah
kurang lebihnya terjual 100 bokumi dalam sebulan.
Pembuatan Bokumi
Bahannya
itu adalah limbah kayu palet. Kayu palet biasa digunakan untuk pengiriman
paket, biasanya kayu ini dibuang begitu saja setelah digunakan dan jumlahnya
pun cukup banyak. Nah dari pada hanya menjadi sampah, pemilik usaha pun
menyulap sampah tersebut menjadi barang yang berkualitas yang menghasilkan
uang.
Sebelum
dibuat bentuknya, kita desain dahulu dibuku atau dikertas. Gambar atau karakter
apa yang akan digambar diatas boneka kayu nanti.
Kemudian bentuk kayu kemudian gambar sesuai
permintaan pembeli
galeri foto bokumi
Kesimpulan
Nama bokumi adalah
kepanjangan dari nama boneka kayu temi. Temi adalah nama ayah dari si pemilik
usaha tersebut. Bokumi diciptakan pada tahun 2008, dan baru saja dirilis pada
tahun 2011. Awal mula didirikannya bokumi mengeluarkan modal kurang lebih Rp
40.000.000,- dan hasil atau pemesanananya bisa mencapai 100 bokumi per bulan.
Media penjualan bokumi menggunakan media online. Barang dipesan melalu media
sosial kemudian dikirim kepada si customer
Saran
Saran dari kelompok kami adalah jika kita
ingin membuka usaha kita harus bersabar, karena bokumi pun juga pernah sempat
fakum selama setahun. Lebih banyak menggunakan media online agar penjualan produk
bisa tersebar luas ke mata customer.